Lokasi Sentra Kerajinan Kayu Ukir Jepara

Lokasi Sentra Kerajinan Kayu Ukir Jepara

Sejak dulu Jepara dikenal sebagai kota ukir. Ketenarannya juga sudah sampai ke luar negeri. Kerajinan ukiran ini juga hampir merata di semua kecamatan yang ada di Jepara. Dan untuk salah satu sentra kerajinan kayu ukir tersebut terletak di Mulyoharjo tempat toko furniture jepara berada.

Kawasan Mulyoharjo sebagai salah satu sentra kayu ukir Jepara

Mulyoharjo merupakan salah satu kawasan yang unik yang ada di kabupaten Jepara. Di kawasan ini juga memiliki mitos asal mulanya ukiran di Jepara.

Kawasan Mulyoharjo juga merupakan salah satu pusat kerajinan patung dan ukiran kayu. Terdapat sekitar 90 pengusaha kerajinan patung dan ukiran yang ada di Mulyoharjo.

Di Dalam kawasan ini semua aktivitasnya ditampung menjadi satu lokasi. Dimulai dari produksi, tempat hunian serta penjualan menjadi satu sehingga terkesan menjadi semrawut.

Desa Mulyoharjo ini juga diklaim sebagai cikal bakal seni ukir yang ada di Jepara. Saat kita pertama kali memasuki kawasan ini maka kita akan melihat patung kuda yang menjadi pintu masuknya. Di desa ini juga terdapat sekitar 60 showroom dengan aneka patung dan hasil kreasi lainnya.

Bukan hanya ukiran perabotan saja yang dijual, namun kita juga bisa menjumpai ukira lain misalnya patung, gantungan kunci , asbak dan lain-lain. Dan untuk harganya pun juga bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.

Banyak konsumen dari luar negeri yang memberikan kepercayaannya kepada para pengrajin yang ada di Jepara. Salah satu alasannya karena pengrajin ini mempunyai keunggulan yang tentunya lebih baik jika dibandingkan dengan produsen ditempat lain.

Ukiran yang ada di Jepara ini juga memiliki kehalusan finishing serta detail produk yang lebih baik. Sehingga hal inilah yang juga banyak menarik minat dari negara lain.

Dan sejak ditetapkannya Mulyoharjo sebagai desa wisata, desa ini terus menerus melakukan pembenahan. Salah satu yang terlihat yaitu pembentukan komunitas Desa Wisata Industri Kreatif.

Komunitas ini diisi oleh para tokoh serta pemuda yang ada di desa Mulyoharjo. Masyarakat yang ada di desa ini bertekad untuk terus melestarikan budaya seni ukir serta patung kayu yang dinamakan dengan Macan Kurung.

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas